CEO Microsoft, Satya Nadella Sebut Perusahaan Menyerap Banyak Pekerja Lulusan IT

CEO Microsoft, Satya Nadella (Foto: AFP)

ANDALPOST.COM – Di luar ekosistem perusahaan teknologi, permintaan akan lulusan “information and technology” (IT) tetap membludak. Hal ini diungkap oleh CEO Microsoft, Satya Nadella. 

Dalam sebuah wawancara bersama CNA, Kamis (17/11/2022), Nadella mengatakan ekonomi pasca pandemi memiliki kapasitas besar bagi para lulusan IT.

Meskipun, baru-baru ini terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) dari beberapa perusahaan teknologi ternama. 

“Tidak satupun dari kita di industri teknologi yang kebal dari siklus bisnis dan siklus permintaan kita sendiri,” ujar Nadella.

Nadella merujuk pada temuan dari platform LinkedIn, jejaring sosial profesional milik Microsoft, yang menunjukkan bahwa ada lebih banyak perusahaan di luar industri teknologi untuk lulusan IT.

“Jadi sampai taraf tertentu, Anda bisa mengatakan pasar tenaga kerja akan menjadi tangguh, di mana orang akan lebih merata,” ucap Nadella.

“Bahkan, saya akan mengatakan itu sehat. Jika kita ingin menjadi masyarakat digital, ini bukan hanya tentang industri teknologi dan kekayaannya. Ini tentang teknologi di setiap industri,” lanjut Nadella.

Dia juga menambahkan, bahwa perusahaan teknologi harus mengelola pertumbuhan mereka. Serta, menjaga agar biaya tetap sejalan dengan manajemen perusahaan.

Lakukan lebih Banyak di Tengah Kekurangan

Saat menghadiri Forum Inovator Microsoft APAC di Singapura, Nadella menyampaikan pidato utama mengenai penggunaan teknologi untuk membantu perusahaan “melakukan lebih banyak meski di tengah kekurangan”.

Diketahui, adanya teknologi dan inovasi yang sudah menjadi sumber kehidupan sebagian besar organisasi. Alhasil, Nadella mengatakan, langkah selanjutnya adalah untuk memanfaatkan teknologi yang ada.

Khususnya, untuk mendorong pertumbuhan sambil tetap sejalan dengan tujuan seperti transisi energi.

“Era berikutnya harus mengambil teknologi digital, yang merupakan sumber daya paling berharga yang kita miliki. [Lalu], menggunakannya untuk mendorong tingkat pertumbuhan ekonomi dan produktivitas berikutnya,” jelas Nadella.

“(Teknologi harus) menghadirkan efisiensi dalam segala hal yang kami lakukan, apakah itu peritel atau perusahaan energi, apakah itu perusahaan industri,” lanjutnya.

“Saya pikir teknologi digital adalah masukan untuk mendorong keluaran yang lebih efisien. Ini akan menjadi sangat penting,” sambung Nadella.

Selain itu, Nadella juga mengutip pengumuman dari Microsoft baru-baru ini. Yaitu, melengkapi bisnis dengan sistem untuk dukungan keputusan, wawasan, otomatisasi dan alur kerja, guna mengelola penawaran dan permintaan.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.