Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Di Tubuh PSSI Masih Ada Sosok Jagoan dan Penghianat yang Ingin Menjabat

ung Towel yang vokal dengan PSSI. (Sumber: arsip Gocek Bung Towel)

“Sebagai seorang Sekjen, harusnya netral dan tidak memihak,” ungkap Bung Towel.

Keanehan lain yang dilakukan Yunus Nusi adalah kembali mencalonkan diri tanpa ada upaya mundur.

KLB

KLB sendiri adalah program yang sedang dijalankan oleh Sekjen. Namun dengan statusnya yang masih aktif sebagai Sekjen, dirinya juga malah mencalonkan diri sebagai Waketum dan Exco.

“Harusnya Yunus Nusi mengundurkan diri dari PSSI terlebih dulu jika nantinya mau mencalonkan lagi. Namun dirinya tidak tahu malu dan justru mencalonkan diri dimana ia masih aktif sebagai Sekjen,” geramnya.

Bagi pandit senior itu, jika hal ini tetap dibiarkan hingga KLB PSSI nanti, maka jalannya kongres tersebut patut dipertanyakan.

Nama kedua yang disebut adalah Juni Rahman, yang selama menjabat periode Edy Rahmayadi hingga Iwan Bule tidak terdengar karya atau gagasan pikirannya.

Bahkan menurutnya, Juni tidak pernah terlihat ketika terjadi permasalahan sepak bola dalam negeri. Namun satu hal yang Towel ketahui bahwa Juni Rahman adalah sosok ‘jagoan’ di Liga 3.

“Juni Rahman adalah nama lama sejak era Edy Rahmayadi,” ungkap Bung Towel.

“Sayang tidak pernah terdengar namanya dan gagasannya selama menjabat. Tetapi dirinya adalah jagoan (dalam tanda kutip) di Liga 3. Sehingga harusnya tahu malu dan tidak mencalonkan diri kembali,” pungkasnya.

(PAM/MIC)