Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Kasus Leptospirosis Meningkat di Musim Penghujan, Simak Cara Pencegahannya!

Banjir datang, penyakit leptospirosis menghadang. (Sumber: okezone Health)

Faktor Penyebab dan Cara Penyebaran Leptospirosis

Tikus adalah Hewan Penyebab Leptospirosis. (Sumber: halodoc)

Seseorang dapat terinfeksi leptospirosis melalui hal-hal berikut:

  • Terkena air, tanah, atau lumpur yang terkontaminasi dengan bakteri hewan penyebab leptospirosis.
  • Kontak langsung dengan urine atau cairan reproduksi dari hewan yang terinfeksi leptospirosis.
  • Mengonsumsi makanan dan minuman yaTikus adalah Hewan Penyebab Leptospirosis. Sumber: halodocng terkontaminasi bakteri leptospira pada area hidung, mata, mulut, atau luka di kulit. 

“Bisa disebarkan melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi seperti tikus, anjing, dan babi,” jelas Nur.

Pencegahan Leptospirosis

Gejala leptospirosis akan berbeda pada setiap orang. Agar infeksi tidak berkembang parah, segera hubungi dokter ketika mengalami gejala awal yang mengarah pada leptospirosis. Agar tidak kena penyakit tersebut, terapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan RI, cara mencegah leptospirosis di antaranya sebagai berikut:

  • Menggunakan sarung tangan dan sepatu boots saat membersihkan rumah/selokan.
  • Mencuci tangan dengan sabun setelah selesai beraktivitas.
  • Membersihkan luka dengan cepat.
  • Selalu konsumsi air bersih Melakukan vaksinasi hewan peliharaan atau hewan ternak.
  • Menghindari hewan yang bisa terkena atau menjadi perantara leptospirosis.
  • Mengenakan pakaian dan sepatu pelindung jika bekerja di pertanian, peternakan, atau sekitar hewan.
  • Hindari berenang di danau atau sungai setelah banjir.
  • Hanya konsumsi air yang diolah
  • Jangan minum air danau atau sungai tanpa direbus terlebih dahulu.
  • Menyimpan makanan dan minuman dengan baik agar terhindar dari bakteri
  • Menghilangkan jalur penularan dengan membersihkan lingkungan 

“Simpan makanan dan minuman dengan baik dan lindungi luka dengan penutup luka,” Ujar Nur.

Cara Mengatasi Leptospirosis

Leptospirosis dengan gejala ringan dapat diatasi bahkan tanpa pengobatan karena biasanya akan sembuh sendiri dalam 7 hari. Namun, perlu diwaspadai juga untuk kasus ringan, penyakit ini dapat diobati dengan antibiotik, termasuk penisilin, amoksisilin, ampisilin, dan doksisiklin.

Dokter biasanya memberikan ibuprofen untuk meredakan demam dan nyeri otot. Sementara itu, leptospirosis parah bisa diobati dengan plasmaferesis atau pertukaran plasma. Tindakan ini dilakukan dengan mengeluarkan darah menggunakan tabung yang terpasang pada vena.

Vaksin yang tersedia saat ini juga dapat mencegah leptospirosis dan melindungi hewan, seperti anjing setidaknya selama 12 bulan. Vaksinasi tahunan disarankan untuk anjing yang berisiko memiliki penyakit. Hal ini tentu dapat mengurangi kemungkinan infeksinya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.