Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Negara Jepang Gunakan ChatGPT dalam Urusan Pemerintahan

Ilustrasi Kerjasama yang Dilakukan Manusia dan AI. Sumber: Pixabay

ANDALPOST.COM – Pemerintah Jepang ikut serta untuk memanfaatkan teknologi yang masih hangat dibicarakan dalam dunia modern saat ini yakni, ChatGPT.

Teknologi ini menyediakan beberapa bagian untuk dimanfaatkan dan dapat mengubah alur proses berjalannya pemerintah untuk menyesuaikan era digital sekarang. 

Hal yang dilakukan oleh pemerintah Jepang mulai menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI dalam ChatGPT untuk membuat dan membantu mereka dalam menata peraturan yang dibuat oleh pemerintah. 

Dikatakan bahwa seringkali pemerintah Jepang memiliki peraturan yang buram dan rumit. Oleh karena itu dengan memanfaatkan ChatGPT, Jepang berharap dapat membantu proses berjalannya pemerintah. Sehingga berbagai jenis peraturan yang dibuat bisa lebih dipahami. 

Bagian Pemerintah Jepang Mulai Menggunaka ChatBot

Pemerintah Jepang awalnya memanfaatkan chatbot dari AI dengan mengimplementasikannya dalam pekerjaan Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan.

Dalam menjalankan tanggung jawab mengelola dokumen, mereka menggunakan chatbot dengan tujuan penyederhanaan dokumen resmi yang ada. Sehingga setiap dokumen yang sudah disederhanakan menggunakan chatbot dapat dengan mudah diakses.

Logo ChatGPT. Sumber: Bloomberg.com

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Tetsuro Nomura terakit bagaiamana badan yang dipimpinnya menggunakan chatbot. 

Hal ini menjadi sebuah perbincangan sebab di bawah kepemimpinan Nomura dalam Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan menjadi yang pertama di Jepang. Mereka menyatakan secara publik terkait penggunaan mereka kepada ChatGPT yang merupakan produk yang dihasilkan oleh OpenAI.

Tetsuro Nomura Masih Berhati-hati

“Kami tidak melakukan sesuatu yang besar dengan ini,” kata Nomura dalam sebuah pernyataan pers.

Hal tersebut berkaitan dengan berkembangnya teknologi di era modern saat ini. Menurutnya dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat dan juga bisa menjadi hal yang mengancam. 

Seperti yang diketahui bahwa segala dokumen dan urusan yang dimiliki sebuah kementerian dapat bersifat krusial dan berbahaya jika jatuh ke tangan yang salah.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.