Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Carlos Alcaraz Kembali Rebut Peringkat 1 Dunia Usai Menangkan Queen’s Club Championship

Carlos Alcaraz Kembali Rebut Peringkat 1 Dunia Usai Menangkan Queen’s Club Championship
Carlos Alcaraz Beraksi di Atas Lapangan Rumput. Sumber: CNN

ANDALPOST.COM – Carlos Alcaraz berhasil memenangkan Queen’s Club Championships pada Minggu (26/06/2023). Ini menjadi gelar ATM pertama yang berhasil diraih Carlos Alcaraz pada kejuaraan tenis rumput.

Kemenangan ini juga memastikan dirinya kembali ke peringkat teratas.

Bulan depan saat Wimbledon diselenggarakan, ia akan keluar sebagai unggulan Nomor satu. Perjalanan kemenangan Alcaraz tidaklah mudah. 

Dirinya sempat mengalami kesulitan di set pertama final turnamen Queen’s Club Championships. Lawannya, Alex De Minaur berhasil lebih dulu mengumpulkan poin demi poin yang membuat Alcaraz tertinggal jauh. 

Meski dari segi peringkat, Alcaraz memimpin jauh, Alex De Minaur yang berada di peringkat ke-18 sedang dalam performa terbaiknya.

Di turnamen yang sama, De Minaur berhasil mengalahkan Andy Murray di putaran pertama, menguji juara AS Terbuka Alcaraz dengan kecepatan dan ketangkasannya di sekitar lapangan.

Alcaraz patut bersyukur. De Minaur sempat kehilangan konsentrasi dan membuat beberapa kesalahan yang seharusnya tidak perlu.

Permainan Carlos Alcaraz

Kesalahan yang dilakukan De Minaur mulai dari kesalahan forehand yang sudah berada di break-point. Hingga, pukulan forehand De Minaur yang meninggalkan lapangan pertandingan.

Di sisi lain, Alcaraz memamerkan kehebatannya bertarung di lapangan rumput. 

Drop shot, interset di depan net, hingga pukulan forehand menjadi andalan Alcaraz dalam meraih poin. Ace yang luar biasa saat ia menutup set pertama dengan gaya.

Petenis Spanyol itu, yang melaju ke putaran keempat Wimbledon tahun lalu sebelum kalah dari Jannik Sinner, meminta fisioterapis di akhir set untuk menerima perawatan untuk masalah quad kanan. 

Usai merasa sedikit baikan, Alcaraz kembali melanjutkan perjuangannya.

Tidak dipungkiri, untuk terciptanya satu poin dibutuhkan waktu yang lama serta tenaga yang tidak sedikit. Petenis Spanyol itu mengakui keuletan De Minaur dengan jabat tangan di depan net setelah petenis Australia itu unggul dalam satu reli yang memukau.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.