Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Kelompok Separatis Papua Sekap Pilot Selandia Baru, Klaim Serbu Pasukan Indonesia

Juru Bicara TNI Laksamana Muda Julius Widjojono memberi isyarat saat konferensi pers di Mabes TNI di Jakarta menyusul serangan separatis di wilayah Papua, Sabtu (16/4). Sumber: Adek Berry/AFP

Menuduh Selandia Baru memberikan dukungan kepada pasukan keamanan Indonesia. TPNPB kemudian mengumumkan bahwa Merthens tidak akan dibebaskan sampai pemerintah Indonesia mengakui kemerdekaan Papua. Sementara itu, penumpang lainnya dibebaskan.

Penculikan yang kedua kalinya dilakukan TPNPB sejak 1996 mencerminkan memburuknya situasi keamanan di provinsi paling timur Indonesia itu.

Pemberontakan separatis telah terjadi di Papua sejak wilayah itu diserap oleh Indonesia. Setelah apa yang dikatakan oleh para aktivis kemerdekaan sebagai referendum PBB yang cacat pada tahun 1969.

Namun, konflik tersebut semakin memburuk dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut karena negara Indonesia telah memperluas infrastruktur dan jaringan transportasi ke jantung Papua serta dataran tinggi Papua.

Hal itu mengobarkan perlawanan, mendorong serangan yang lebih canggih dan sukses oleh TPNPB dan kelompok pro-kemerdekaan lainnya. 

Indonesia pun merespons dengan pengerahan militer lebih lanjut. Dalam spiral konflik yang tidak menunjukkan tanda-tanda akan berakhir dalam waktu dekat.

Serangan hari Sabtu (15/4/2023) merupakan indikasi dari kekeras kepalaan ini. (xin/zaa)