Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Pertamina dan Sinopec Tandatangani Kesepakatan Kolaboratif, Akselerasi Pergeseran Menuju Energi Bersih

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (kanan) bersama Ketua Sinopec Group Sumber: CNN

ANDALPOST.COM — Pertamina dan China Petroleum & Chemical Corporation (Sinopec) secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pada Senin, (13/11/2023).

Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk mempercepat transisi global menuju energi ramah lingkungan dengan memperkuat kerja sama di berbagai kegiatan hulu dan hilir terkait sektor energi.

Perjanjian bersama antara Pertamina dan Sinopec merupakan langkah penting dalam upaya mencapai solusi energi ramah lingkungan dan pengurangan emisi karbon. 

Kolaborasi ini menggarisbawahi komitmen kedua perusahaan untuk memainkan peran penting dalam mengatasi tantangan perubahan iklim dan mendorong kelestarian lingkungan.

“Di tengah tantangan yang dihadapi akibat perubahan iklim dan transisi energi, kolaborasi dengan mitra krusial untuk mengatasi isu-isu ini dan mempercepat pertumbuhan bisnis Pertamina melalui transfer pengetahuan dan teknologi,” ujar Nicke Widyawati selaku Direktur Utama Pertamina, dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/11/2023).

Nicke menyatakan optimismenya terhadap kemitraan ini dan menyatakan bahwa kerja sama dengan sekutu strategis sangat penting untuk mempercepat bisnis perusahaan dan berkontribusi signifikan terhadap transisi energi ramah lingkungan.

Widyawati pun menekankan perlunya kolaborasi global dalam mengatasi permasalahan lingkungan. Juga meyakini aliansi ini akan membuka jalan baru bagi pengembangan bisnis dalam skala internasional.

Penerimaan positif atas kerjasama ini datang dari Ketua Sinopec Group, Ma Yongsheng. Ia yakin bahwa transisi energi global memerlukan kerjasama yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.

“Transisi energi global memerlukan kerja sama yang berkelanjutan, dan mendorong tim dari kedua belah pihak untuk berupaya mencapai kerja sama yang lebih baik, serta secara pribadi mengatur kelompok perwakilan senior dari Pertamina untuk mengunjungi ladang minyak Shengli,” ujarnya.

MoU tersebut menguraikan kerangka kerja komprehensif untuk kolaborasi, yang mencakup berbagai aspek industri energi.

Dari aktivitas hulu yang melibatkan eksplorasi dan produksi hingga aktivitas hilir. Seperti pengilangan dan distribusi, Pertamina dan Sinopec akan menggabungkan keahlian dan sumber daya mereka.

Pendekatan kolaboratif ini diharapkan menghasilkan pengembangan dan penerapan teknologi inovatif. Lalu selanjutnya meningkatkan efisiensi solusi energi ramah lingkungan.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.