Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Cetak Sejarah Lagi, Australia Injakkan Kaki di Semifinal Piala Dunia Wanita 2023

Perayaan para pemain dan juga official Timnas Australia Sumber: Reuters

ANDALPOST.COM — The Matildas telah menciptakan sejarah olahraga Australia dengan mencapai semifinal Piala Dunia Wanita untuk pertama kalinya. Setelah mengalahkan Prancis 7-6 pada penalti dalam pertandingan yang menarik di Brisbane.

Mackenzie Arnold membuat tiga penyelamatan sebelum Cortnee Vine mencetak pukulan penalti yang memenangkan pertandingan di depan 49.461 penonton yang berteriak di Stadion Suncorp dalam penembakan terpanjang selama turnamen.

Adu Penalti

Ekspresi senang para pemain Australia ketika bola terakhir di babak penalti berhasil masuk sebagai tanda kemenangan Australia Sumber: CBC

Adu penalti berlangsung usai para pemain berjuang dalam lapangan selama 120 menit. Meski bermain hingga babak perpanjangan waktu, kedua tim sama-sama kuat untuk bertahan di daerahnya masing-masing. 

Kiper Matilda Mackenzie Arnold juga dipaksa melakukan serangkaian penyelamatan heroik. Tak ayal jika Australia mampu berada di babak semifinal Piala Dunia tahun ini. 

Prancis jelas berada di puncak sejak Matildas kurang tenang dalam menguasai bola. Mereka terlihat sering kesulitan membobol pertahanan Australia. 

Salah satu pemain Prancis, Kadidiatou Diani sempat melepaskan tembakan peringatan pada menit kedelapan. Pemain Prancis lainnya juga sempat melakukan tap-in yang melambung di atas mistar pada menit ke-12. 

Tidak sampai disitu saja, puluhan peluang sebenarnya tercipta dari kaki para punggawa Prancis. Namun, tidak ada satupun peluang yang berhasil berbuah menjadi gol.

Di sisi lain, Australia yang berkali-kali digempur juga tidak ingin diam begitu saja. Lewat kaki para penyerangnya, The Matildas juga terus memaksimalkan peluang yang ada. 

Seperti ketika Mary Fowler yang berhasil masuk ke daerah pertahanan Prancis. Namun sayang, Aksi Fowler digagalkan oleh blok heroik dari bek kanan Prancis Elisa De Almeida pada menit ke-41. 

Striker bintang Sam Kerr keluar dari bangku cadangan pada menit ke-55 dan mendapat tepuk tangan meriah di Lang Park di Brisbane saat Australia mencoba memecah kebuntuan sebelum menit ke-90. Namun, masuknya Kerr ternyata tidak membawa pengaruh signifikan. 

Alhasil, permainan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Jika saja Australia tidak melakukan opsi bertahan, besar kemungkinan Australia akan kalah.

Sebab pada saat perpanjangan waktu, Prancis meningkatkan intensitas serangannya. Alana Kennedy memasukkan bola melewati gawangnya sendiri di sepak pojok yang diberikan kepada Prancis, tetapi langkah itu dianulir karena bek Prancis Wendie Renard melakukan pelanggaran.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.