Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Glints Ambil Kebijakan PHK 198 Karyawan karena Dampak Perubahan Pasar

Glints mengambil kebijakan untuk PHK 198 karyawannya karena dampak perubahan pasar. (Sumber: Glints)

ANDALPOST.COM – Glints menjadi platform andal yang telah digunakan oleh lebih dari lima puluh linu perusahaan untuk memenuhi kebutuhan akan tenaga kerja. Di sisi lain, aplikasi Glints juga digunakan oleh para pencari kerja yang sudah menjangkau lebih dari tiga juta pelamar kerja. 

Platform pencari kerja asal Singapura ini baru saja melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap para karyawannya. Tercatat 198 karyawan menjadi bagian dari kebijakan pengakhiran masa kerja ini. 

PHK yang dilakukan terbilang cukup besar karena terhitung sekitar 18 persen karyawan dari totol karyawan Glints. Pihak Glints sendiri mengaku bahwa PHK ini didasari pada pasar global yang kini kian tidak menentu. 

Co-Founder sekaligus CEO Glints, Oswald YEO juga mengatakan bahwa pasar global yang tidak menentu seperti sekarang menjadi faktor dikeluarkannya kebijakan PHK ini.

Kondisi pasar global yang tidak menentu ini diduga akan berdampak pada perlambatan pertumbuhan bisnis Glints dalam jangka pendek. 

Oswald menyampaikan bahwa bagi karyawan yang terkena PHK Glints, mereka akan tetap memberikan berbagai kemudahan dan memberikan hak-hak karyawannya. 

“Glints memberikan pesangon kepada karyawan tersebut sesuai dengan regulasi yang berlaku di tiap negara,” kata Oswald melalui keterangan tertulis.

“Mereka menyediakan dukungan berupa pencarian jatah cuti, tinjauan kesehatan dan program pengembangan diri hingga Maret 2023, dan bantuan untuk mendapatkan pekerjaan baru,” lanjutnya. 

Selain itu, menurut penuturan Oswald, Glints akan menghilangkan kebajikan ESOP (Employee Stock Option Plan) bagi karyawan yang terkena PHK namun belum bekerja satu tahun.

Kemudian Glints juga akan melakukan percepatan jadwal vesting ESOP sebanyak enam bulan bagi karyawan yang telah bekerja lebih dari satu tahun. 

Selain kebijakan PHK ini, Glints juga melakukan upaya-upaya lain guna menghadapi situasi pasar global sekarang.

Kebijakan ini dimaksudkan untuk menghemat biaya dengan mehentikan rekruitmen, memangkas biaya tujuan dan pengeluaran. Mereka juga akan memotong gaji pada bagian tim manajemen dan founder secara sukarela. 

Pada Agustus tahun ini, Glints berhasil mengantongi pendanaan seri D dengan nominal tidak sedikit yakni berjumlah US$50 juta atau setara dengan Rp780,9 miliar. Rencana pendanaan ini akan digunakan remote hiring dan ekspresi bisnis ke Filipina. 

Glints sendiri telah berdiri sejak 2013 dan telah dipercaya oleh perusahaan dan pencarian kerja dari berbagai negara seperti Indonesia, Singapora, Malaysia, Vietnam hingga Taiwan.

(GEM/MIC)