Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Hujan Lebat Picu Banjir Bandang di Spanyol Hingga Telan Korban Jiwa

Hujan Lebat Picu Banjir Bandang di Spanyol, Telan Korban Jiwa
Puing-puing di dasar sungai di kota Aldea del Fresno, di wilayah Madrid. (Foto: Oscar del Pozo Canas/AFP)

ANDALPOST.COM – Sebanyak tiga orang meninggal dunia setelah hujan lebat melanda Spanyol sehingga memicu banjir bandang, Senin (4/9/2023).

Akibat banjir bandang tersebut, pemerintah terpaksa menutup jalur metro Madrid serta kereta api berkecepatan tinggi.

Pemerintah juga mengirim helikopter untuk menyelamatkan orang-orang yang mencari perlindungan di atap rumah mereka di Toledo, sekitar 50 km (31 mil) barat daya Madrid, pada hari Senin.

“Hujan terus turun dan kami sedikit takut, namun kami berada di dalam rumah sehingga kami aman,” kata Isabella Stewart, seorang misionaris AS yang tinggal di Toledo saat dia menaiki bus.

Senada dengan Stewart, warga Spanyol lainnya bernama Ruben Gonzalez juga mengungkapkan arus akibat hujan lebat sangat kuat.

“Saya tinggal empat blok jauhnya dan arusnya sangat kuat. Semuanya kebanjiran. Ini gila,” terang Gonzalez.

Korban meninggal ditemukan di provinsi Toledo akibat badai tersebut, kata kepala pemerintahan daerah Castilla-La Mancha.

Media Spanyol mengatakan seorang pria ditemukan tewas oleh polisi selama upaya penyelamatan di jalan dekat Bargas, sementara seorang pria lainnya tewas ketika tim penyelamat mencoba menghubunginya di belakang Casarrubios del Monte.

Orang ketiga yang meninggal adalah seorang pria berusia 50 tahun yang sempat dilaporkan hilang. 

Sebelumnya layanan darurat melakukan proses pencarian terhadap pria tersebut yang mobilnya tersapu luapan sungai di daerah pedesaan Aldea del Fresno di sebelah barat Madrid, kata juru bicara layanan darurat Madrid, Javier Chivite.

Mayatnya ditemukan sore hari mengambang di sungai dekat rumahnya di kota Camarena.

Tak hanya itu, petugas pemadam kebakaran setempat juga menemukan seorang anak laki-laki berusia 10 tahun yang awalnya dilaporkan hilang namun akhirnya ditemukan masih selamat.

“Bocah malang itu bermalam dengan bertengger di pohon,” kata kepala pemerintahan daerah Madrid, Isabel Diaz Ayuso.

Tim penyelamat juga mencari seorang wanita yang hilang dalam keadaan serupa di dekat Toledo dan seorang pria berusia 84 tahun yang terseret aliran air dan lumpur di Villamanta, sebelah barat Madrid.

Kerusakan

Sementara itu, akibat banjir bandang tersebut, beberapa jembatan runtuh di Aldea del Fresno, dan aliran air menyapu banyak mobil.

Hujan Lebat Picu Banjir Bandang di Spanyol, Telan Korban Jiwa
Anggota tim pencarian dan penyelamatan Garda Sipil Spanyol berjalan di area yang rusak dekat jembatan yang sebagian runtuh, menyusul hujan lebat di Aldea del Fresno, Spanyol. (Foto: Susana Vera/Reuters)

Alhasil, Kementerian Pertahanan mengatakan pihaknya telah mengerahkan insinyur militer untuk membangun jembatan Bailey dengan rangka portabel di Aldea del Fresno untuk menghubungkan tepian sungai setelah jembatan aslinya tersapu.

Menurut kantor cuaca negara bagian Aemet, badai akhir pekan ini berdampak hampir di seluruh negeri.

Curah hujan terberat tercatat pada hari Minggu (3/9/2023) di provinsi pesisir Cadiz, Tarragona dan Castello.

Hujan lebat itu kemudian mengubah jalanan menjadi sungai lumpur yang menyapu mobil dan tempat sampah di wilayah Madrid, Castilla-La Mancha, Catalonia, dan Valencia.

Hujan es juga dilaporkan terjadi di banyak daerah. Namun, curah hujan nantinya juga mereda.

Badan Cuaca Nasional menurunkan tingkat kewaspadaan menjadi kuning dari orange dan merah pada hari Minggu.

Di sisi lain, beberapa jalur kereta api ditutup di pusat kota Madrid pada hari Senin. Namun, layanan ini kembali beroperasi di sebagian besar kota pada pagi hari.

Hanya beberapa stasiun di dekat Sungai Manzanares yang masih ditutup sekitar tengah hari, kata operator kereta bawah tanah Metro de Madrid dalam sebuah pernyataan.

Beberapa koneksi berkecepatan tinggi antara Madrid dan wilayah selatan Andalusia telah kembali berjalan, namun kereta api beroperasi dengan kecepatan lebih rendah dari biasanya. (spm/fau)