Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Hunter Biden Dijatuhi Dakwaan atas Kepemilikan Senjata Api

Putra Presiden AS Joe Biden, Hunter Biden (Foto: Drew Angerer/Getty Images)

ANDALPOST.COM — Putra Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Hunter didakwa atas dugaan kepemilikan senjata api, Kamis (14/9/2023).

Kasus Hunter tersebut, digadang-gadang akan menjadi hal paling menonjol dalam kampanye pemilu tahun depan.

Jaksa pun menuduh Hunter Biden membuat pernyataan palsu terkait penggunaan narkoba untuk memperoleh senjata api pada tahun 2018 silam.

Hal itu sesuai dengan dakwaan yang diajukan di pengadilan federal AS di Delaware.

Dakwaan tersebut diajukan oleh Penasehat Khusus AS David Weiss. Setelah muncul kesepakatan bagi Hunter untuk mengaku bersalah atas dua tuduhan pelanggaran pajak. Lalu mendaftar dalam sebuah program guna menghindari penuntutan pada bulan Juli lalu.

Tuduhan

Seorang juru bicara Gedung Putih pun merujuk pertanyaan pada hari Kamis kepada Departemen Kehakiman AS dan tim hukum Hunter. Di mana ia menyebut tuduhan tersebut berasal dari penyelidikan independen.

Masalah hukum Hunter tidak diragukan lagi akan memainkan peran yang sangat besar dalam kampanye presiden AS tahun 2024. Terutama ketika Presiden Biden berupaya untuk terpilih kembali dalam pertarungan ulang dengan pendahulunya dari Partai Republik, Donald Trump, yang memimpin persaingan nominasi Partai Republik.

Dakwaan tersebut juga dipublikasikan hanya beberapa hari setelah Partai Republik mengumumkan bahwa mereka akan membuka penyelidikan pemakzulan terhadap presiden Partai Demokrat yang sebagian besar berkaitan dengan urusan bisnis putranya.

Selama bertahun-tahun, Hunter selalu menjadi fokus serangan Trump dan sekutu-sekutunya dari Partai Republik.

Mereka menuduhnya melakukan kesalahan terkait dengan transaksi perusahaan-perusahaan Ukraina dan Tiongkok, serta isu-isu lainnya.

Para pengkritik Biden juga memanfaatkan masalah pribadi Hunter. Termasuk perjuangan panjang melawan kecanduan narkoba, untuk menyerang presiden AS saat ini.

Jaksa mengatakan dalam dakwaan hari Kamis, dalam upaya untuk mendapatkan senjata api pada tahun 2018, Hunter membuat pernyataan.

Hunter Biden (Foto: Anna Moneymaker/Getty Images)

“Dia menyatakan bahwa ia bukan pengguna yang melanggar hukum, kecanduan, stimulan, obat-obatan narkotika, atau zat lain yang dikendalikan,” bunyi pernyataan Hunter.

Tetapi, hakim mengatakan telah mendapatkan kebenaran dan pernyataan itu salah serta fiktif.

Biden yang lebih muda akan terhindar dari tuduhan kepemilikan senjata jika perjanjian pembelaan yang dicapai dengan jaksa awal tahun ini terwujud. 

Seorang hakim federal pun menunda kesepakatan tersebut pada tanggal 26 Juli setelah menyuarakan kekhawatiran mengenai cakupannya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.