Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Menteri Kominfo Baru Resmi Dilantik Presiden Jokowi, Tugas Prioritas Proyek BTS

Menteri Kominfo yang Baru Resmi di Lantik Presiden Jokowi
Presiden Jokowi dan Menkominfo Budi dalam Acara Pelantikan. (Sumber: Humas Setkab)

ANDALPOST.COM – Presiden Jokowi secara resmi telah melantik Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) yang baru, Budi Arie Setiadi pada Senin (17/7/2023). 

Menkominfo baru yakni, Budi, merupakan pengganti dari Menkominfo sebelumnya yakni, Jhony Plate yang terlilit kasus korupsi dan ditangkap pada bulan Mei lalu. 

Pelantikan Menteri Budi sendiri sesuai dengan apa yang telah ditetapkan dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 62/P Tahun 2023 tentang Pengangkatan Menteri Komunikasi dan Informatika Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024.

Peresmian Menteri Budi, setelah Presiden Jokowi mengambil sumpah atas jabatan yang akan ditempuh Budi Arie Setiadi sebagai Menkominfo yang baru. 

“Saya bersumpah/berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden mengikrakan sumpah jabatan bagi para Menteri baru.

Dalam pelantikan tersebut Menkominfo Budi bukanlah satu-satunya yang dilantik. Akan tetapi terdapat juga beberapa di antaranya; Pahala Nugraha Mansury sebagai Wakil Menteri Luar Negeri Nezar Patria sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika.

Selain itu, Paiman Raharjo sebagai Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Rosan Perkasa Roeslani sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Saiful Rahmat sebagai Wakil Menteri Agama (Menag) juga ikut dilantik Presiden.

Tugas Prioritas Menkominfo Budi

Menteri Kominfo yang Baru Resmi di Lantik Presiden Jokowi
Ilustrasi Tower BTS Menjadi Prioritas Menteri Budi. (Sumber: Pixabay)

Setelah dilakukannya pelantikan, Presiden Joko Widodo menegaskan kepada Menteri Budi untuk menyelesaikan satu tugas prioritas yakni, penyelesaian proyek pembangunan Base Transceiver Station (BTS).

Hal tersebut disampaikan kepada Menteri dan Wamen Kominfo yang baru, oleh Presiden Jokowi agar dalam kepengurusan yang baru tugas Kominfo tersebut bisa segera diselesaikan. 

“Saya ingin, yang pertama, di Kominfo penyelesaian BTS itu harus diutamakan. Penyelesaian hukum silahkan berjalan, kita hormati proses hukum, tetapi penyelesaian BTS-nya juga harus tetap berjalan,” pinta Presiden.

Dorongan Presiden untuk penyelesaian pembangunan BTS khususnya pada daerah 3T atau terdepan, tertinggal, dan terluar, sehingga dapat merasakan pelayanan komunikasi digital yang merata di Indonesia. 

“Jangan sampai kita sudah ada peristiwa hukum, BTS-nya juga terbengkalai. Ini yang saya enggak mau. Ini tugas beratnya di situ,” ujar Presiden, setelah tugas Kominfo tersebut sempat terhenti karena permasalahan yang menimpa Menkominfo sebelumnya.

Tugas Lainnya Menteri Budi

Presiden Jokowi juga tetap mengingatkan Menteri Budi kepada tugas lainnya selain tugas utama yang ditekankan oleh Presiden Jokowi. 

Yang dimana, tugas lain tersebut adalah dorongan Kominfo agar Indonesia dapat mudah beradaptasi dengan dunia secara lebih cepat dengan pelayanan digital yang merata.

“Yang berkaitan dengan kedaulatan data, yang berkaitan dengan artificial intelligence, yang berkaitan dengan frekuensi, yang berkaitan dengan satelit. Semuanya bisa segera dirampungkan dan dituntaskan,” tegas Presiden ke-7 Indonesia dalam pelantikan para Menteri dan Wakil Menteri yang baru. (ben/fau)