Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Netanyahu Bicara dengan Elon Musk Terkait Anti-Semitisme yang Ada di Aplikasi X

Benjamin Netanyahu dan Elon Musk (Foto: Handout/Israel's GPO)

ANDALPOST.COM — Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu memulai perjalanan ke California untuk membicarakan teknologi dan kecerdasan buatan dengan pengusaha milyarder Elon Musk, Senin (18/9/2022).

Pemimpin Israel itu memposting pada hari Senin di platform media sosial Musk X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter. Bahwa ia berencana untuk berbicara dengan CEO Tesla mengenai bagaimana dapat memanfaatkan peluang dan memitigasi risiko AI demi kebaikan peradaban.

Kunjungan penting Netanyahu ke San Francisco Bay Area terjadi pada saat Musk menghadapi tuduhan menoleransi pesan-pesan anti-Semit di platform media sosialnya. Sementara sang PM menghadapi oposisi politik di dalam dan luar negeri.

Para pengunjuk rasa berkumpul di luar pabrik Fremont, California. Video streaming pun langsung dimulai sesaat sebelum pukul 09:30 dengan Netanyahu dan CEO Tesla.

Akun resmi X Netanyahu pum memposting bahwa ia mengadakan percakapan empat mata dengan Musk. Jumlah penonton postingan tersebut berkisar antara 700-800 orang.

Percakapan

Keduanya memulai dengan lelucon tentang deepfake dan dengan cepat beralih ke diskusi tentang kecerdasan buatan sebagai berkah sekaligus kutukan bagi umat manusia.

Netanyahu mengatakan pertanyaan penting mengenai AI yang lebih canggih adalah, “bagaimana Anda membuat rezim internasional mengendalikan hal ini?”

Ia lalu mengatakan hal ini dimulai dengan mengajak negara-negara yang mempunyai pemikiran serupa untuk menyetujui kode etik.

Kode etik mendorong manfaat serta  mengurangi beberapa masalah, tapi tetap ada kebutuhan guna menjaga dunia dari pelaku-pelaku nakal.

Percakapan gaya bebas, yang mencakup lelucon dari kedua pria tersebut, segera beralih ke kebebasan berpendapat dan anti-Semitisme.

Netanyahu mengatakan kepada Musk bahwa ia berharap bahwa dalam batas-batas Amandemen Pertama, ia dapat menemukan cara untuk menekan anti-Semitisme dan lainnya.

“Saya mendorong Anda dan mendorong Anda untuk menemukan keseimbangan. Ini hal yang sulit,” kata Netanyahu.

Musk pun mengaku sangat menentang apapun yang mendorong terjadinya kebencian serta konflik.

“Saya mendukung hal-hal yang memajukan peradaban dan yang pada akhirnya membawa kita menjadi peradaban penjelajah luar angkasa.”

“Kita tidak dapat melakukan hal itu jika ada banyak pertikaian, kebencian, dan hal-hal negatif. Jadi jelas saya menentang antisemitisme,” tutur Musk.

Musk mengatakan, bahwa dengan 100 juta hingga 200 juta postingan di X dalam sehari, beberapa di antaranya akan berdampak buruk.

Ia pun menegaskan kembali kebijakan platform tersebut untuk tidak mempromosikan atau memperkuat ujaran kebencian.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.