Pemerintah Inggris Adopsi Taktik Baru Guna Berantas Geng Kriminal Terorganisir

Pemerintah Inggris serta polisi setempat sepakat untuk menerapkan program baru untuk memberantas geng kriminal terorganisir. (Sumber: gov.uk)

ANDALPOST.COM – Pemerintah Inggris mengeluarkan kebijakan tegas guna memberantas geng kriminal terorganisir, Selasa (24/1/2023).

Polisi setempat juga mengadopsi taktik baru yakni ‘Hapus, Tahan, dan Bangun’. Taktik ini muncul lantaran Menteri Dalam Negeri juga meluncurkan konsultasi mengenai pelanggaran baru untuk menggagalkan perusahaan kriminal.

Tak hanya berupaya memberantas geng kriminal terorganisir, pemerintah juga akan membasmi obat-obatan terlarang serta kejahatan kekerasan.

Seluruh polisi di Inggris dan Wales akan mengadopsi pendekatan baru guna menangani kejahatan serius yang terorganisir. 

Pendekatan baru itu dinilai ampuh, terbukti dengan adanya laporan dari West Yorkshire. Laporan tersebut menyebut penurunan siginifikan dalam kasus perampokan, pelanggaran, narkoba dan perilaku antisosial.

Taktik kemitraan multi-lembaga telah dirancang oleh Home Office dan didukung oleh Inspektorat Kepolisian. Hal ini guna menyelamatkan wilayah negara yang dirusak kejahatan terorganisir.

Polisi Setempat Sterilkan Satu Area

Cara tersebut dilakukan dengan polisi setempat segera mensterilkan satu area hingga geng lain tidak dapat mengambil kendali.

Lebih lanjut, pemerintah pun telah merilis konsultasi mengenai potensi undang-undang baru guna mengkriminalisasi pembuatan, penyediaan, dan kepemilikan barang-barang yang diduga kuat memfasilitasi aksi kejahatan tersebut.

Termasuk, tempat digital untuk komponen senjata api pencetakan 3D, pengepres pil, dan perangkat komunikasi terenkripsi yang canggih.

Program konsultasi itu juga akan membahas penguatan perintah untuk pencegahan kejahatan yang serius. Nantinya hal tersebut akan memudahkan polisi dan lembaga penegak hukum lainnya membatasi pelaku.

Mengenai langkah tersebut, Sekretaris Inggris, Suella Braverman memberikan tanggapannya.

“Cukup sudah. Kami tidak dapat membiarkan penjahat bejat beroperasi di bawah radar, menimbulkan ketakutan di komunitas kami dan mengambil keuntungan dari kehancuran yang mereka sebabkan,” ujarnya.

Menurutnya, operasi ‘Bersihkan, Tahan, Bangun’ ini adalah pendekatan kepolisian yang masuk akal. Memusnahkan geng-geng tersebut dinilai dapat mencegah kekerasan, membendung aliran obat-obatan berbahaya yang meracuni komunitas, dan mengurangi perilaku antisosial.

“Hal itu, pada gilirannya, akan menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi kaum muda di daerah tersebut,” terangnya.

Kendati begitu, ia mengatakan bahwa aksi penembakan brutal akhir-akhir ini kerap terjadi, sehingga Braverman tidak segan untuk melindungi masyarakat dengan langkah yang tepat.

“Syukurlah, kejahatan senjata di negara ini masih jarang, tetapi serentetan penembakan tragis baru-baru ini merupakan pengingat jelas atas kekerasan geng kriminal,” ucapnya.

“Jika hukum yang lebih kuat juga diperlukan untuk melindungi masyarakat, saya tidak akan ragu untuk bertindak,” tegas Suella Braverman.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.