Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Sneakers Decades yang Identik dengan Peristiwa Bunuh Diri Massal Sebuah Sekte

Sepatu sneakers digunakan untuk bunuh diri massal suatu sekte.

ANDALPOST.COM – Sneakers atau sepatu kets biasanya digunakan untuk melengkapi kesempurnaan pakaian yang tengah dikenakan. Sneakers biasanya dipilih karena fungsinya yang mendukung kegiatan sehari-hari, contohnya seperti bekerja ataupun olahraga. Faktor kenyamanan juga menjadi alasan andal mengapa sneakers banyak digandrungi oleh pecintanya.

Sejak dulu hingga kini telah banyak brand kenamaan yang menjajakan sepatunya dengan berbagai macam tipe dan model. Tentunya terdapat berbagai macam pilihan harga, mulai dari yang murah hingga mahal, untuk kelas low-end hingga high-end.

Namun, siapa sangka jika terdapat satu sneakers yang identik dengan peristiwa pembunuhan dari suatu sekte. Terdapat beberapa kelompok menyimpang yang mengenakan sneakers ini sebelum melancarkan aksi bunuh diri massalnya.

Agaknya, salah satu sneakers ini menjadi sepatu kets favorit bagi anggota sekte Heaven’s Gate. Para anggota sekte tersebut menggunakan sneakers bermerek Nike. Sneakers yang dikenakan bernama Decades yang merupakan salah satu produk sepatu murah milik Nike.

Lantas mengapa sepatu itu menjadi hal yang mencolok dan viral pada peristiwa itu?

Dua puluh tahun lalu, tepatnya tanggal 24 dan 25 Maret 1997 anggota sekte heaven’s Gate tengah melakukan ritual menuju surga. Para anggota menyewa sebuah rumah di daerah San Diego dan sepakat untuk melakukan ritual bunuh diri massal. Mereka beranggapan dengan ritual tersebut dirinya bisa menumpang UFO yang lewat bersama komet Hale-Bopp.

Nah, hal aneh ditemukan saat polisi melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut. Saat mendatangi lokasi kejadian, ditemukan 39 anggota sekte yang telah tewas. Hampir seluruh jasad para anggota sekte telah tertutup oleh kain berwarna abu-abu.

Namun, anehnya mereka memilih untuk tidak menutupi bagian kaki mereka yang sedang mengenakan sepatu. Alhasil, sepatu mereka yang tak ditutupi kain pastilah terlihat mencolok.

Melansir dari akun @sneakers_flash di Instagram, terdapat dua orang mantan anggota sekte tersebut yang hingga kini masih mengelola website sekte Heaven’s Gate. Mereka adalah Mark dan Sarah.

Kedua orang tersebut mengaku bahwa Marshall Applewhite yang merupakan pendiri sekte memiliki alasan sederhana ketika memutuskan membeli Decades.

Marshall berpikir bahwa jika ia membeli Decades dalam jumlah yang banyak, mungkin ia akan mendapatkan penawaran yang lebih baik. Lantas ia membeli sneakers tersebut dalam jumlah besar dan dijadikan sebagai sebuah seragam untuk bunuh diri.

Sebagai seorang pendiri sekte, Marshall langsung memesan sendiri sepatu-sepatu tersebut di sebuah store Nike. Awalnya, pihak Nike mengira jika sepatu tersebut hendak dipergunakan oleh tim basket. Sehingga Mereka tidak menaruh kecurigaan sedikitpun, apalagi sampai terbesit jika sepatu itu akan digunakan untuk bunuh diri massal.

Sejak peristiwa tersebut terjadi, perusahaan Nike pada akhirnya menghentikan produksi sepatu Decades mereka.

Saat ini, Nike Decades menjadi buruan para kolektor. Harga jualnya sendiri menyentuh $6.660 atau setara dengan Rp104 juta di marketplace e-bay. Konon, angka harga penjualan tersebut identik dengan angka satanis.

Meskipun sudah tidak diproduksi lagi, terdapat salah satu kolektor sepatu lawas yang akhirnya berhasil mendapatkan sneakers Nike Decades ini. Ia adalah David B. atau lebih dikenal sebagai Lemon dalam komunitas pecinta sneakers.

Diketahui Lemon mendapatkan sepatu itu dengan harga $55 atau setara dengan Rp859 ribu. Nominal tersebut ia dapatkan sebelum harga Nike Decades melonjak drastis pasca menjadi langka akibat peristiwa bunuh diri massal tersebut.

“Sepatu itu aku gunakan kapan saja, aku suka sepanjang tahun. Rasanya seperti aku mengenakan sesuatu yang tua tapi tak bakal cepat rusak. Aku suka siluet sepatu ini dan Decades selalu kelihatan bersih,” ujar Lemon.

Dari penuturannya, terlihat bahwa Lemon sama sekali tidak mengalami suatu kejadian ganjil saat mengenakan sepatu tersebut.

Melansir Vice, selama Lemon mengenakan sepatu itu, belum ada seseorang yang menyadari bahwa ia tengah mengenakan sepatu ‘bekas’ peristiwa bunuh diri massal sebuah sekte.

Ia menganggap bahwa orang-orang yang menyadari bahwa itu adalah sepatu Decades hanya para pecinta sneakers saja.

“Hanya kolektor sneaker Nike vintage yang bakal menyadarinya,” jelasnya.

(NFK/MIC)