Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Tentang Kasus Kalideres, Tim Forensik: Sakit jadi Penyebab Kematiannya

Ilustrasi tim forensik menyampaikan penyebab satu keluarga Kalideres meninggal. (Design by @salwadiatma)

ANDALPOST.COM – Penyebab kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta, telah dikemukakan oleh tim ahli forensik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Rumah Sakit Bayangkara. Mereka menyampaikan hasil pengamatannya pada Jumat (09/12/2022) lalu.

Tim forensik menyampaikan bahwa setelah melakukan berbagai upaya, mereka akhirnya menemukan fakta-fakta atas meninggalnya satu keluarga di Kalideres.

Para ahli memastikan bahwa satu keluarga ini meninggal akibat sakit dan merupakan sebuah penyebab kematian yang wajar.

Pada keempat jenazah tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau zat tertentu yang menjadi penyebabnya kematian.

Melalui konferensi pers, tim forensik menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan kasus meninggalnya satu keluarga di Kalideres tersebut.

Sebelumnya, memang telah dilaporkan bahwa satu keluarga tersebut memiliki waktu kematian yang berbeda-beda.

Berdasarkan hasil laporan tersebut, Rudyanto Gunawan menjadi korban pertama yang meninggal dunia. Ia ditemukan meninggal dunia tertidur di atas kasur pada kamar belakang.

Kemudian diikuti Renny Margaretha selaku istri dari Rusyanto. Ia meninggal dunia dalam posisi tidur di kamar depan. Di kamar itu juga lah ditemukan anaknya, Dian, di lantai kamar.

Pada waktu dan posisi terakhir adalah Budiyanto Gunawan yang ditemukan meninggal telentang di sofa ruang tamu.

Kepala Departemen Forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr. Ade Firmansyah Sugiharto, menyampaikan tentang penyebab kematian Rudyanto Gunawan, korban yang pertama meninggal dunia.

“Masih bisa kita temukan adanya gambaran pendarahan saluran cerna dan adanya bukti-bukti yang diduga sebagai infeksi saluran cerna,” ungkap Ade saat konferensi pers pada Jumat (09/12/2022).

Ia juga mengungkapkan penyebab kematian Renny Margaretha dari hasil forensik yang mereka temukan. Di dalam Renny, ditemukan bukti pengkonsumsian obat kangker payudara. Menurutnya, kanker inilah yang diyakini menjadi penyebabnya kematiannya.

“Penemuan adanya kelainan susunan jaringan payudara yang mengarah pada keganasan atau benjolan-benjolan yang dapat berakibat fatal,” pungkas Ade.

Ade juga memberikan pernyataannya untuk korban Dian Febbyana. Ia mengatakan bahwa penyebab kematiannya berkaitan dengerin organ pernapasan karena adanya radang paru kronis.

“Ibu Dian tampak sekali ada makroskopik, yaitu pada saat autopsi. Pada saat kita lakukan pemeriksaan patologi forensik, didapatkan bukti yang sangat jelas adanya radang paru yang menahun atau radang paru yang kronis,” jelas laki-laki berkacamata itu.

Penjelasan mengenai kematian Budiyanto Gunawan disampaikan oleh Asri Megaratri Pralebda. Asri adalah dokter spesialis patologi anatomi subspesialisasi patologi forensik di Rumah Sakit Bayangkara.

“Sebab kematian Pak Budiyanto, serangan jantung yang baru atau yang akut,” ungkapnya pada konferensi pers yang sama.

Dengan disampaikannya hasil forensik dari penyebab kematian satu keluarga di Kalideres, pihak Polda Metro Jaya akan menghentikan penyidikan. Pengertian ini disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi.

Hengki juga menyampaikan bahwa keempat jenazah tersebut akan diserahkan kepada keluarga terdekat untuk dapat segera dimakamkan.

“Sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga setelah penyelidikan. Nanti akan diantarkan untuk proses selanjutnya,” ujar Hengki kepada kepada awak media.

(GEM/MIC)