Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Umumkan Restrukturisasi, Amyris Berambisi untuk Tingkatkan Transformasi Strategis

Umumkan Restrukturisasi, Amyris Berambisi Untuk Tingkatkan Transformasi Strategis
Laboratorium perusahaan Amyris, Inc. (Sumber: Berkeley Haas Case Series)

ANDALPOST.COM – Amyris, Inc., merupakan perusahaan bioteknologi sintetik terkemuka yang mempercepat transisi dunia, menuju konsumsi berkelanjutan melalui platform teknologi Lab-to-Market nya, serta merek konsumen kecantikan bersih.

Pada hari Rabu (09/08/2023), perusahaan tersebut mengumumkan bahwa mereka ingin bergerak maju dengan melakukan restrukturisasi operasional dan keuangan.

Hal ini dilakukan untuk lebih memajukan transformasi strategis yang sedang berlangsung dan memposisikan perusahaan untuk kesuksesan jangka panjang.

Restrukturisasi ini dilakukan untuk memperbaiki struktur biaya, struktur modal, serta posisi likuiditas perusahaan.

Di samping itu, ada juga tujuan untuk merampingkan portofolio bisnis Amyris. Yakni, untuk fokus pada kompetensi intinya dalam R&D dan peningkatan skala, komersialisasi, serta pengembangan aplikasi.

Pengembangan aplikasi ini dibuat dari bahan-bahan berkelanjutan atau sustainable, yang diperoleh melalui biofermentasi.

Untuk memfasilitasi restrukturisasi ini, Amyris beserta beberapa anak perusahaan domestiknya secara sukarela memulai proses Bab 11 di Pengadilan Kepailitan AS untuk Distrik Delaware.

Untuk menyelaraskan tujuan restrukturisasi perusahaan dan memaksimalkan nilai asetnya, Amyris juga telah berencana untuk keluar dari merek konsumennya dan akan mulai memasarkannya untuk dijual.

Tujuan dijualnya ini, adalah agar merek-merek ini terus memanfaatkan ilmu pengetahuan mutakhir Amyris dan teknologi sementara di bawah kepemilikan baru.

Di samping itu, Seiring proses penjualan berlangsung, Amyris akan terus mengoperasikan merek-merek tersebut.

Ini juga termasuk melalui mitra ritel dan platform e-commerce merek tersebut.

Pinjaman Dana Untuk Jalani Operasi Keseharian Amyris

Untuk mendukung operasi sehari-hari yang berkelanjutan ini, Amyris telah mendapatkan komitmen dari entitas yang berafiliasi dengan pemberi pinjaman Foris Ventures.

Umumkan Restrukturisasi, Amyris Berambisi Untuk Tingkatkan Transformasi Strategis
Pipette, salah satu produk kecantikan produksi Amyris. (Sumber: Pipette Baby)

Ini diberikan untuk pembiayaan debitur yang dimiliki (DIP) senilai $190 juta, karena perusahaan bekerja dengan pemangku kepentingan utamanya untuk menegosiasikan kesepakatannya, berdasarkan rencana kemajuan yang pusatnya didasarkan pada kemampuan inti Amyris.

Pembiayaan DIP ini akan menyediakan likuiditas untuk membantu perusahaan penuhi komitmen kepada karyawan, pelanggan, mitra, serta vendor perusahaan yang tentunya memiliki peran berharga selama proses tersebut.

“Sejak didirikannya 20 tahun lalu, Amyris telah menjadi pelopor dalam pengembangan bahan-bahan yang dibuat dengan biologi sinteti. Dan telah menikmati kesuksesan komersial yang luar biasa,” ucap Han Kieftenbeld, CEO Sementara dan CFO Amyris.

“Terutama sebagai hasil dari platform teknolog Lab-to-Market kami yang inovatif, kemampuan yang terbukti untuk menghadirkan produk baru ke pasar. Serta, ilmu pengetahuan dan infrastruktur manufaktur yang canggih,” tambahnya.

Upaya Keras untuk Pengerjaan Rencana

Ia menjelaskan bahwa Amyris telah berupaya keras untuk pengerjaan rencana transformasi strategis ini.

“Selama beberapa bulan terakhir, kami telah bekerja keras pada rencana transformasi strategis untuk mengurangi biaya. Meningkatkan efektivitas operasional, dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan,” tuturnya.

Ia juga percaya bahwa langkah yang diambil perusahaan ini akan menjadi upaya yang baik bagi kemajuan perusahaan.

“Kami percaya langkah maju yang diambil perusahaan kami hari ini menempatkan kami di jalur terbaik untuk mengatasi keuangan kami. Menantang dan mencapai solusi komprehensif – berakar pada sains terobosan, kemampuan formulasi, dan teknologi Amyris,” ucap Kieftenbeld.

Perusahaan mengajukan serangkaian mosi biasa kepada pengadilan. Yaitu, untuk memastikan kelancaran transisi ke Bab 11 dan agar dapat terus beroperasi seperti biasa. (ala/lfr)