Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Harga Properti di Australia Kembali Naik, Kali Keempat di 2023

Harga Properti di Australia Kembali Naik, Kali Keempat di 2023
Kawasan perumahan di Australia. (Sumber: Bloomberg)

Harga Properti di Australia (dilansir dari Yahoo)

Hasil indeks per30 Juni 2023Perubahan nilai hunian
BulanSeperempatTahunanPengembalian totalNilai tengah
Sydney1,7%4,9%-5,1%-2,2%$1.073.924
Melbourne0,7%1,8%-5,7%-2,6%$762.537
Brisbane1,3%3,0%-8,2%-4,1%$725.397
Adelaide0,9%2,1%0,0%3,6%$663.136
Perth0,9%2,8%2,5%7,3%$588.454
Hobart-0,3%0,1%-12,7%-9,0%$651.187
Darwin0,5%-0,3%-1,0%4,7%$492.081
Canberra0,4%0,8%-8,8%-5,2%$830.217
Ibukota gabungan1,2%3,3%-4,8%-1,4%$789.649
Gabungan daerah0,5%1,1%-6,5%-2,4%$586.645
Nasional1,1%2,8%-5,3%-1,6%$723.006

Harga rata-rata rumah di Australia termasuk Sydney mencapai Rp 20 juta perbulan untuk tipe apartemen studio, menjadikan Australia termasuk dalam negara hingga kota dengan biaya sewa property termahal di dunia. Berikut daftar negara dengan harga sewa property termahal:

Dilansir dari UltraModern, pada April lalu, Singapura memiliki harga tertinggi di dunia untuk menyewa apartemen satu kamar tidur di pusat kota, dengan harga rata-rata $3.650. Hong Kong mengikuti di tempat kedua dengan harga rata-rata $2.280 dan Swiss di tempat ketiga dengan harga rata-rata $1.830.

Sedangkan Australia berada di posisi kedelapan dengan harga rata-rata sewa perbulan di wilayah pusat kota mencapai $1530 atau Rp16 juta. Faktor yang menyebabkan tingginya harga sewa di Australia ialah ekonomi yang kuat, pertumbuhan penduduk, dan pasokan perumahan yang terbatas. (paa/fau)