Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Jateng Potensial Memerah, Meski Banyak Poster Prabowo dengan Jokowi yang Harmonis

Jateng Potensial Memerah, Meski Banyak Poster Prabowo dengan Jokowi yang Harmonis
ilustrasi dominasi PDIP di Jawa Tengah. (The Andal Post/Nabila Safwa Ashari)

ANDALPOST.COM — Ahli Spesialis Media Politik Muhammad Fadly meyakini jika Jawa Tengah (Jateng) khususnya area Dapil VI memiliki peta persaingan yang mengerucut.

Menurutnya, dominasi PDIP masih menjadi pondasi kuat untuk kemenangan Capres Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024 mendatang.

Pasalnya mesin parpol PDIP sangat luar biasa di dapil tersebut. Bahkan ia memiliki simpatisan yang loyal dan fanatik.

“Sebenarnya suara PDIP di Dapil VI ini sangat kuat,” ujar Fadly saat diwawancarai, Minggu (27/8/2023).

“PDIP menjadi partai yang begitu mendominasi baik di lapisan bawah hingga atas dalam kelas sosial. Bahkan mereka yang menjadi simpatisan tergolong loyal dan fanatik.”

Hal ini membuat dominasi PDIP begitu sulit untuk ditandingi. Walaupun masih terdapat juga di beberapa sektor ada basis massa parpol lain. Seperti Gerindra yang mencalonkan Prabowo Subianto sebagai Pilpres di 2024 nanti.

Akan tetapi kekuatan basis partai tersebut tidak memiliki mesin partai yang mengoyak dominasi PDIP.

“Ya selain PDIP kalau saya perhatikan di Jateng ini, ada beberapa daerah yang terbagi mereka punya basis parpol lain seperti Gerindra, PPP dan Demokrat yang cukup solid,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Fadly menyebut jika beberapa sektor seperti di Purworejo, Magelang dan Wonosobo ada beberapa daerah yang solid dan loyal terhadap parpol selain PDIP.

“Ya beberapa daerah masih ada yang solid seperti di Purworejo dengan suara Demokrat, Magelang dengan PPP dan Wonosobo dengan NasDem.”

“Misalnya saja putaran sebelumnya Bramantyo dari Demokrat mampu mendominasi di Purworejo atau beberapa calon dari Parpol di luar PDIP,” ungkap Fadly.

Apa yang disampaikan Fadly memang relevan dengan kondisi perpolitikan di daerah tersebut. Misalnya saja PPP yang punya pergerakan masih dengan simpatisan Pemuda Gerakan Ka’bah  (GPK).

Walaupun belakangan mereka tidak secara terang-terangan berada di bawah naungan parpol. Akan tetapi stereotip identitas komunitas tersebut melekat ke parpol berlogo Ka’bah tersebut.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.