Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Kasus Pembunuhan Remaja hingga Meninggalnya Penggemar JKT 48 dan Tren Tang Ping

TAP Talks #94: Kasus Pembunuhan Remaja hingga Meninggalnya Penggemar JKT 48 dan Tren Tang Ping
TAP Talks #94: Kasus Pembunuhan Remaja hingga Meninggalnya Penggemar JKT 48 dan Tren Tang Ping. (The Andal Post/Clarencia Mayvianti)

Sinopsis: Kini sedang ramai diperbincangkan di media sosial, sosok arwah dari korban pembunuhan oleh Geng Motor yang membeberkan kronologi pembunuhan terhadapnya. Dikutip dari akun TikTok @adityaseptyann mengatakan, bahwa pada saat peristiwa itu terjadi, Eky dan Vina diketahui masih berusia 16 tahun dan berdomisili di Cirebon. Tak disangka-sangka arwah Vina telah merasuki tubuh sahabatnya yaitu Linda. Di mana pada saat kejadian sahabatnya tak hadir ke pemakaman itu. Saat itu lah, diduga arwah tersebut merupakan Vina yang sedang mengungkapkan kisah kematiannya sendiri sembari menangis. Arwah itu memperingatkan kepada keluarga dan pihak berwajib supaya tidak tertipu dengan pembelaan yang diungkapkan oleh para pelaku. 

Grup idol JKT48, melalui akun Twitter resminya mengumumkan terkait meninggalnya salah satu penggemarnya di tengah kegiatan Summer Tour 2023. Diketahui sekitar jam 09.00 WIB, pada tanggal 13 Juli grup idol tersebut mengumumkan seorang fan yang meninggal dunia. Akan tetapi, informasi terkait di mana dan mengapa penggemar tersebut meninggal dunia, masih belum diketahui sampai penulisan artikel ini.

Hening Cipta

Oleh karena itu, grup mengundang seluruh staf, para member, dan fans untuk menyelenggarakan ‘heningkan cipta’ sebelum aktivitas tur di kota Malang dan Solo. Alhasil, sekitar dua jam setelah pernyataan staf JKT48 di Twitter, terkait meninggal salah satu pendukung. Selain itu, juga mengumumkan berbagai rangkaian peraturan untuk ketertiban lanjut saat tur acara konser.

Sementara itu, akhir-akhir ini terdapat sebuah tren yang sedang ramai dibicarakan. Di mana tren tersebut mendukung gerakan tetap rebahan dibandingkan bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Tren tersebut muncul di China dan mulai dibicarakan sejak April 2021. Tren yang bernama Tang-Ping yang berarti “berbaring” atau rebahan secara harfiah, telah menjadi kata kunci di media web China yang mengacu pada hidup sederhana tanpa usaha keras. Hal ini mulai ramai diperbincangkan ketika media web China, Baidu Teiba mulai mengulas gaya hidup masyarakat. Khususnya generasi muda yang ramai memilih gaya hidup tersebut.

Bagaimana informasi detailnya? Dengarkan podcast di bawah ini:

TAP Talks #94: Kasus Pembunuhan Remaja hingga Meninggalnya Penggemar JKT 48 dan Tren Tang Ping

2:30 : Kasus pembunuhan geng motor di Cirebon

9:04 : Penggemar JKT48 meninggal saat melakukan Summer Tour 2023 di Semarang

15:01 : Mengenal tren Tang Ping asal China

(tri/fau)