Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Kerja Sama Transfer Teknologi Vaksin Indonesia Dijajaki Delegasi Ghana Melalui Industri Farmasi 

Kerja Sama Transfer Teknologi Vaksin Indonesia Dijajaki Delegasi Ghana Melalui Industri Farmasi
Forum Delegasi Ghana bersama Pihak Kemenkes Terkait Kerja Sama Transfer Teknologi Vaksin Indonesia. (The Andal Post/Aini)

ANDALPOST.COM – Agenda transformasi kesehatan saat ini tengah menjadi fokus utama yang digencarkan oleh pemerintah Indonesia. Salah satunya diwujudkan melalui ketahanan sistem kesehatan.

Terlebih lagi, pemerintah pun saat ini melakukan keberpihakan terhadap industri farmasi dalam negeri.

Di samping itu, berbagai upaya pun dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) guna memberikan dukungan penuh terkait hal ini. Di antaranya seperti penyederhanaan birokrasi, pemberian insentif hingga melakukan pendorongan terhadap penggunaan bahan baku dalam negeri. 

Direktur Ketahanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, Roy Himawan menyampaikan, bahwa dukungan dan sambutan yang baik terkait rencana potensi kerja sama bidang kesehatan diberikan oleh pihak Kemenkes.

“Kemenkes menyambut baik rencana potensi kerja sama bidang kesehatan, khususnya dalam bidang vaksin, termasuk transfer teknologi vaksin,” ujar Roy Himawan melalui situs Kemenkes dikutip pada Minggu (21/5).

“Pengembangan kerja sama ini diyakini dapat meningkatkan keberterimaan produk Indonesia di level global, meningkatkan utilisasi kapasitas produksi industri nasional, dan pada akhirnya membentuk ketahanan sistem kesehatan nasional yang lebih baik,” tambahnya.

Tanggapan Delegasi Ghana

Forum Delegasi Ghana bersama Pihak Kemenkes Terkait Kerja Sama Transfer Teknologi Vaksin Indonesia| sumber Kemenkes

Sophia, Ketua Delegasi Kemenkes Ghana mengatakan, telah melakukan kunjungan kerja ke Indonesia bertajuk Program International Study Tour to Health Institutions of Excellence in Immunization. 

Tujuannya, untuk mempelajari keberhasilan Indonesia dalam melakukan pengembangan sistem kesehatan nasional. Termasuk juga penjajakan potensi kerja sama kesehatan antara dua negara utamanya terkait vaksinasi.

Diketahui, Ghana sendiri memiliki National Vaccine Institute Bill yang telah diberlakukan pada 2023. Serta telah mendirikan Institut Vaksin Nasional pada 10 Mei 2023. Tujuannya, sebagai pengembangan arah kebijakan, implementasi produksi dan pembuatan vaksin di Ghana.

Shopia mengatakan, pihaknya memutuskan melakukan kunjungan ke Indonesia karena melihat perkembangan organisasi yang sangat pesat di Indonesia. 

Pihaknya ingin mempelajari sistem organisasi Indonesia, dan mempelajari praktik terbaik yang digunakan oleh Indonesia.

“Indonesia memiliki perkembangan. Tim kami memutuskan datang ke sini untuk mempelajari apa yang akan kami temukan selama kunjungan di sini,” kata Sophia.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.