Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

TikTok Diblokir oleh Pemerintah AS, CEO Sanggupi Berikan Solusi

CEO TikTok Shou Zi Chew saat konferensi pers mengenai permasalahan perlindungan data Amerika Serikat. (Sumber: The Verge)

Pengguna dan Transparansi

Lalu, kekhawatiran lain dari otoritas AS adalah keamanan anak-anak saat mengakses TikTok.

Chew sendiri, mengatakan aplikasi TikTok memastikan bahwa pengguna di bawah 13 tahun akan dilarang menggunakan aplikasi tersebut.

Menanggapi itu, pewawancara New York Times, Andrew Ross Sorkin, mencatat bahwa meski TikTok mengatakan hal demikian.

Diketahui, masih banyak anak yang berbohong tentang usia mereka untuk mendapatkan akses.

“Kami menganggap keselamatan kecil sebagai hal yang sangat serius,” kata Chew.

Menurut Chew, solusi nyata untuk masalah ini adalah transparansi, itu sebabnya dia banyak membahas laporan transparansi selama konferensi.

Dia menyatakan bahwa, tidak ada pemerintah asing yang meminta data semacam ini kepada perusahaan. Jika itu terjadi, TikTok akan menolak untuk melakukannya.

Chew juga menambahkan, bahwa TikTok akan tetap menjadi aplikasi yang tidak menerima iklan politik, karena tidak sesuai dengan misi perusahaan.

Alhasil, sesuai laporan The Verge, prioritas utama TikTok adalah kreativitas dan menciptakan kegembiraan. Bukan untuk iklan politik.

(wan/mic)