Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Zelensky Jawab Keraguan Partai Republik Terkait Bantuan AS Guna Lawan Rusia

Ukraine's President Volodymyr Zelenskiy attends a joint news briefing with Dutch Prime Minister Mark Rutte (not seen), as Russia's attack on Ukraine continues, in Kyiv, Ukraine July 11, 2022. REUTERS/Valentyn Ogirenko

Ketua Johnson mengatakan, ia tidak akan bertindak sampai Senat mengesahkan undang-undang tersebut. 

“Saya mohon mereka melakukan tugasnya karena waktunya mendesak dan kami ingin melakukan hal yang benar,” katanya.

Baik masalah perang maupun imigrasi diperkirakan akan menjadi isu utama menjelang pemilihan presiden dan kongres AS pada tahun 2024. 

Strategi

Biden mengatakan AS ingin Ukraina memenangkan perang tersebut. 

Namun seorang anggota parlemen dari Partai Republik mempertanyakan apakah bantuan tambahan akan membantu Ukraina mengalahkan Rusia. Terutama setelah serangan musim panas yang gagal menghasilkan keuntungan.

“Saya tahu semua orang ingin Ukraina menang. Saya hanya tidak melihatnya dalam kemungkinan,” kata Senator Partai Republik Ron Johnson.

Partai Demokrat di Kongres menuduh oposisi politik mereka membantu Putin. 

“Dia senang dengan kenyataan bahwa kebijakan perbatasan Donald Trump menyabotase bantuan militer ke Ukraina,” kata Pemimpin Senat Partai Demokrat Chuck Schumer.

“Rusia tampaknya percaya bahwa kebuntuan militer selama musim dingin akan menguras dukungan Barat terhadap Ukraina” dan pada akhirnya memberikan Rusia keuntungan, kata Adrienne Watson, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih.

Sementara Gedung Putih mengatakan kepada Kongres pada 4 Desember bahwa pemerintah tidak lagi memiliki dana untuk menyediakan lebih banyak senjata bagi Ukraina setelah akhir tahun ini. (spm/ads)