Terima Notifikasi Berita Terkini. 👉 Join Telegram Channel.

Simak, Negara Haiti dalam Krisis, PBB: “di Ambang Jurang”

Haiti saat ini berada di ambang jurang karena kekerasan geng, perselisihan politik, kelaparan, kemiskinan, dan tantangan lainnya. (Foto: Richard Pierrin/AFP melalui Getty Images)

Alhasil, kelangkaan bahan bakar menghentikan sebagian besar kegiatan ekonomi.

Tentunya, memaksa rumah sakit dan bisnis untuk mengurangi operasi secara tajam atau menutup pintu mereka, tepat saat negara itu menderita wabah kolera.

Warga berharap masalah blokade itu cepat selesai, usai polisi membubarkan blokade awal bulan ini, tetapi dampaknya terus berlanjut.

Selanjutnya, status harga bahan bakar diduga naik, lebih dari dua kali lipat dalam dua bulan terakhir.

Bagi Johnny Decius (34), seorang tukang ojek, kelangkaan bahan bakar berarti kenaikan harga bahan bakar yang masih selangit. Sehingga, menyebabkan kerugian besar dalam pendapatan sehari-hari.

“Kami berjuang setiap hari. Kenaikan harga gas membunuh kami semua,” kata Decius, seorang ayah yang memiliki 2 anak.

“Saya telah beberapa kali bertengkar dengan penumpang yang menolak membayar tarif baru. Karena kami terpaksa membeli bahan bakar yang lebih mahal, kami juga harus menaikkan harga kami untuk mendapatkan keuntungan sama sekali,” jelasnya.

Diketahui, kesediaan bahan bakar sudah mulai kembali ke stasiun. Tetapi, Decius mengatakan dia bisa menghabiskan sepanjang hari tanpa mendapatkan penumpang.

“Setiap kali ini terjadi, saya dan keluarga mengalami bencana. Artinya, tidak ada yang bisa makan, karena kami harus mencari nafkah setiap hari,” pungkasnya. (spm/fau)